2 PDP yang Meninggal Dapat Dijadikan Indikator Pemberlakuan PSBB di Ambon

Antara
Ilustrasi PSBB. (Foto: Istimewa)

Dia mencontohkan pedagang musiman yang menjual aneka jenis takjil atau makanan berbuka puasa bisa ditata dengan baik. Lalu aparat kepolisian menjaga serta melakukan sosialisasi penggunaan masker serta tetap menjaga jarak.

Menurutnya dengan pemberlakukan PSBB, masyarakat memang tidak bisa berbuat banyak namun aktivitas tetap berjalan. “Hanya saja pastinya dibatasi sehingga tidak sampai menimbulkan suasana yang tidak terkontrol,” katanya.

Menurut dia, yang dibutuhkan di Ambon ini adalah sosialisasi ibadah sebab masih banyak masjid yang melaksanakan sholat lima waktu dan taraweh. Dengan adanya pemberlakuan PSBB, sebaiknya harus dibicarakan lagi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sementara terkait dengan perkembangan jumlah PDP di Kota Ambon, menurutnya tidak terlalu menonjol. Hanya saja salah satu syarat pemberlakuan status PSBB selain angka kematian juga penambahan jumlah kasus PDP yang signifikan.

“Untuk wilayah Ambon, penambahan jumlah PDP relatif kecil. Kemungkinan upaya melakukan tes massal kepada masyarakat ini juga masih terbatas sehingga sangat sedikit yang terjaring,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
8 hari lalu

Analisis BMKG terkait Gempa M5,0 Guncang Tual Maluku

9 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 6,4 Guncang Tanimbar Maluku, Getaran Kuat Terasa hingga Sorong

9 hari lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

11 hari lalu

Anggota DPR asal DIY Gandung Pardiman Meninggal Dunia, Dimakamkan di Gunungkidul

12 hari lalu

Perwira Elite Kopassus Tewas Diduga Ditembak Rekan Sejawat di Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal