Pj Wali Kota Ambon Ancam Copot ASN yang Terbukti Pungli Pedagang Pasar

Antara
Pj Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, bakal mencopot ASN yang kedapatan melakukan pungli terhadap pedagang di pasar. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, akan mencopot Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan melakukan pungutan liar (pungli) bagi pedagang di pasar. Dia meminta warga melapor apabila menemukan praktik pungli tersebut.

"Jika ada oknum pejabat atau ASN yang melakukan pungli di pasar atau pengurusan izin pelayanan publik tolong laporkan, dipastikan saya akan memberlakukan nonjob," kata Bodewin, Rabu (8/3/2023).

Dia mengatakan, tindakan pungli tidak dibenarkan. Sebab, kata dia, tindakan itu merupakan praktik tak resmi.

Dia menyatakan pungli tidak dibenarkan dengan alasan apa pun. Maka dari itu, dia meminta masyarakat melaporkan dengan menyertakan video dan foto atas praktik pungli itu.

"Jika perlu disertai bukti foto atau video maka akan ditindak, karena tidak mungkin saya yang turun ke lapangan untuk menangkap oknum ASN yang melakukan pungli," katanya.

Bodewin mengatakan, pernyataan penegasan telah disampaikan sebagai bukti penegakan disiplin ASN.

"Lingkungan kantor khususnya pelayanan publik bahkan di pasar atau terminal menjadi lingkungan yang kerap dijadikan lahan untuk melalukan pungli, karena itu harus ditertibkan," katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin Merinding

57 tahun lalu

ASN Bangkalan Diduga Tewas 2-3 Hari Sebelum Ditemukan di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Hasil Autopsi ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara, Ditemukan Luka Benda Tumpul

57 tahun lalu

Misteri Kematian ASN Bangkalan, CCTV Rekam Sosok Pria Kemudikan Mobil Dinas Korban

57 tahun lalu

ASN Bangkalan Sebelum Ditemukan Tewas di Parkiran Bandara Sempat Video Call dengan Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal