MALUKU UTARA, iNews.id - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara bergerak cepat dengan melakukan investigasi terkait demonstrasi ratusan polisi di Mapolres Halmahera Selatan yang menuntut uang pengamanan Pemilu 2019.
Ratusan anggota polisi yang terlibat dalam aksi pada Senin (29/4/2019) pagi tadi dikumpulkan untuk dimintai keterangan.
Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol Suroto mengatakan, sudah membentuk tim untuk melakukan investigasi terkait aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan polisi di Mapolres Halmahera Selatan.
Tim tersebut terdiri atas empat pejabat Polda Maluku Utara yakni, Direktur Kriminal Khusus, Kepala Biro Operasi, dan Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan. Tim investigas itu dipimpin langsung Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol Lukas Akbar Abriari. “Kami akan mengevalusi kapolres dan kabag ops jika terbukti melakukan pemotongan anggaran,” kata Kapolda.
Dari video amatir, seluruh anggota Polres Halmahera Selatan dikumpulkan di salah satu ruangan untuk dimintai keterangan terkait dengan aksi yang mereka lakukan.