Polda Maluku Gagalkan Penyelundupan Merkuri 3 Ton Lebih di Seram Bagian Barat

Antara
Polda Maluku saat mengamankan 3.100 ton merkuri di Seram Bagian Barat. (Foto: Antara)

Roem mengatakan, motif para tersangka mencari keuntungan untuk memperkaya diri. Caranya dengan melakukan atau turut serta dalam kegiatan pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan serta penjualan material logam jenis merkuri tanpa izin.

Menurutnya, penyelundupan merkuri ini terungkap saat tim penyidik mendapat informasi tentang pengangkutan bahan kimia berbahaya sejumlah 2 ton (2.000 kg).

"Sesaat kemudian melintas 1 unit mobil dump truck di depan Gedung Nunusaku Center. Tim segera memberhentikannya dan memeriksa identitas pengemudi dan rekannya," kata Roem.

Setelah memeriksa identitas kedua tersangka Agus dan Dani, tim kemudian menggeledah bak mobil. Hasilnya, ditemukan 109 jeriken berukuran 5 liter berisi merkuri.

"Ketika tim menanyakan, kedua tersangka membenarkan mereka diperintahkan Mas Idi untuk mengantar ke rumahnya selaku pemilik dari 109 jeriken berisi merkuri tersebut," ucapnya.

Kedua tersangka lalu diamankan bersama truk berisi merkuri ke Markas Polres SBB. Selanjutnya mereka dibawa ke Kantor Ditreskrimsus Polda Maluku di Kota Ambon.

"Hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku turut serta melakukan kegiatan pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan, serta penjualan material logam jenis merkuri tanpa izin tersebut," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
28 hari lalu

Oknum Polisi Diduga Jambret Kalung Emas Perempuan di Ambon, Kini Ditahan

2 bulan lalu

Jaringan Merkuri Ilegal di Bogor Dibongkar, Pasok Tambang Emas hingga Sukabumi

2 bulan lalu

Bareskrim Bongkar Praktik Judi Kasino di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

3 bulan lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

3 bulan lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal