Usulan PSBR Ambon, Pengamat Sosial: Pemkot Pertimbangkan Dampak Psikososial

Antara
Ilustrasi PSBB. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Usulan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Regional (PSBR) di Kota Ambon, Provinsi Maluku, nyatanya memancing pendapat berbagai pengamat. Salah satunya pengamat sosial dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Paulus Koritelu.

Menurutnya, penerapan PSBR harus mempertimbangkan dampak psikososial bagi masyarakat setempat. Pemkot Ambon diminta jangan hanya terkait persiapan fisik.

“Tujuannya bagaimana agar mereka bisa secara sadar menerima kebijakan itu," katanya di Ambon, Kamis (30/4/2020).

Paulus Koritelu yang juga dosen sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon itu, mengatakan penerapan PSBR akan menimbulkan dampak psikososial yang besar bagi masyarakat. Hal ini menurutnya akan sulit dikendalikan.

Secara kultur, orang Ambon maupun Maluku secara luas memiliki tradisi sosiopsikologis yang kuat. Interaksi antarindividu sebagai hal penting dan memengaruhi hubungan sosial, kehidupan, dan mental masyarakat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
8 hari lalu

Analisis BMKG terkait Gempa M5,0 Guncang Tual Maluku

9 hari lalu

Update Gempa Hari Ini M 6,4 Guncang Tanimbar Maluku, Getaran Kuat Terasa hingga Sorong

26 hari lalu

Kabut Asap Selimuti Maluku, Angogota DPRD Welhelm Kurnala Minta Penanganan Karhutla Terpadu

3 bulan lalu

Gempa Hari Ini M5,1 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

6 bulan lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal