352 Siswa di Lombok Tengah Keracunan Usai Santap MBG

iNews
Sebanyak 352 siswa di Lombok Tengah diduga keracunan usai menyantap MBG dan mendapat penanganan di sejumlah puskesmas. (Foto: iNews).

Ketua Yayasan Budi Sain Mangkleng, Khaerudin, mengklaim dugaan keracunan berkaitan dengan keterlambatan pemberian makanan MBG kepada siswa. Menurutnya, makanan yang seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 09.00 WITA diberikan melewati waktu yang telah ditentukan.

Khaerudin menduga keterlambatan tersebut membuat makanan mengalami perubahan kondisi hingga tidak layak dikonsumsi.

"Yang sudah diberikan sudah ditentukan jamnya jam sembilan harus dimakan, namun ada sebagian sekolah yang terlambat memberikan sehingga terjadilah basi," ucap Ketua Yayasan Budi Sain Mangkling, Khaerudin. 

Satgas Program MBG Lombok Tengah mengatakan, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi, khususnya terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Kedul di Desa Mekar Bersatu yang berada di bawah Yayasan Budi Sain Mangkleng.

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa sekaligus memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai prosedur keamanan pangan.

"Kalau memang ini dirasa sudah cukup fatal, kemungkinan akan di- suspend," ujar Satgas MBG Lombok Tengah, Lalu Rinjani. 

Sementara itu, berdasarkan hasil observasi medis tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas, ratusan siswa yang sebelumnya mendapat penanganan telah diperbolehkan pulang. Kondisi mereka akan tetap dipantau setelah menjalani pemeriksaan medis.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Wapres Gibran Minta Siswa Tak Masuk Sekolah Sebelum Pulih

2 hari lalu

Kasus Keracunan MBG di Pati, BGN Bekukan Operasional Seluruh SPPG Gembong Satu

2 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Pati Tembus 424 Siswa, Pemkab Tetapkan Status KLB

2 hari lalu

Puluhan Siswa SMP di Boyolali Diduga Keracunan MBG, Gejala Mual hingga Gatal-Gatal

4 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Pati Melonjak jadi 230 Siswa, 3 Rumah Sakit Overload!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal