"Ternyata niat anggota sudah dibaca oleh pelaku," ucap dia.
Tanpa memberikan perlawanan atau berusaha melarikan diri, pelaku pun menunjukkan lokasi budi daya tanaman ganja miliknya yang berada di areal lantai dua.
"Dari sana, ditemukan 14 pot dan polybag yang di dalamnya terdapat 22 tanaman ganja. Ada juga sebungkus kertas nasi yang berisi daun ganja," kata Helmi.
Kepada polisi, Bob mengakui bahwa lantai dua rumahnya ini digunakan untuk pembudidayaan tanaman ganja. Ketika pertumbuhannya mulai membesar, Bob kemudian memindahkan tanamannya ke ladang.
Bob pun mengaku menanam ganja ini untuk mengobati sakit livernya. Namun karena sukses dan tanamannya banyak yang tumbuh subur, Bob tergiur untuk menjadikannya sebagai ladang bisnis.
"Dia mengakunya mulai menanam ganja sejak beberapa bulan lalu. Pengakuannya baru satu kali panen," ujarnya.