KH Cholil Nafis Ingatkan Dosa Besar Para Buzzer Penyebar Fitnah

Abdul Rochim
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis

Dia menyesalkan ketika para buzzer dengan mudah berbicara sarkas, membully dan lainnya sehingga bagi orang atau tokoh tertentu, memilih untuk tidak perlu menanggapi pernyataan para buzzer karena merasa tidak level untuk diajak berdebat. 

"Di Alquran itu disebutkan kita gak perlu menggubris orang-orang yang nggak ngerti. Orang-orang yang jahil, usil, tapi itu menyebar, berkelompok dan mempengaruhi masyarakat sehingga membuat orang nggak nyaman. (Sebagian orang memilih) daripada saya dimaki-maki, kita punya keluarga, anak, teman, orang belum tahu konteksnya, apalagi dipotong sehingga ada yang memilih untuk tidak berkomentar di publik daripada pasti di-bully," katanya.

Menurutnya, persoalan buzzer ini harus menjadi catatan agar masyarakat Indonesia tidak mundur ke belakang, namun menjadi masyarakat yang unggul dan berakhlak.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Remaja Tanah Laut Kalsel Diamankan Polisi gegara Sebar Hoaks Penyerangan Geng Motor

57 tahun lalu

Elektabilitas Prabowo di Jatim Tinggi, Gerindra: Kinerja Bagus, Bukan Kerjaan Buzzer

57 tahun lalu

Polisi Tetapkan 4 Penyebar Hoaks Pemicu Kerusuhan di Banyuwangi Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Polisi Buru Pengunggah Hoaks Begal terkait Bentrokan di Kiaracondong Bandung

57 tahun lalu

Beredar Kabar KKB Adang Rombongan Pj Bupati Maybrat, Kapolres : Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal