Kirim PMI Ilegal ke Turki, 2 Perempuan Ini Ditangkap Polda NTB

Edy Gustan
Kirim PMI Ilegal ke Turki, 2 Perempuan Ini Ditangkap Polda NTB (Foto: iNews/Edy Gustan)

Sayangnya, korban LS mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan seperti dicaci maki dan dimarah tanpa alasan yang jelas. LS pun  melarikan diri menuju KBRI Ankara guna meminta perlindungan dan meminta tolong agar dipulangkan ke Indonesia.

Pihak KBRI memulangkannya pada 11 Desember 2021. Selanjutnya melaporkan kejadian yang dialaminya kepada SPKT Polda NTB.

"Atas dasar itu Ditreskrimum Polda NTB meringkus kedua terduga pelaku pada Senin 10/1/2022," ujar Artanto.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hari Brata mengatakan, pengiriman PMI yang dilakukan SH dan DH ilegal. Tanpa dilengkapi  dokumen pengiriman yang sah dari pemerintah.

"Mereka melakukan ini tanpa izin dan jelas ilegal, prosedur yang sebenarnya itu harus melalui mekanisme Dinas Tenaga Kerja dan berbadan hukum," katanya.

Polisi masih mendalami kasus pemalsuan berkas oleh kedua oknum tersebut. Salah satunya terkait kemungkinan  keterlibatan orang dalam.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Abri Danar Prabawa tidak membenarkan perekrutan tenaga kerja secara perseorangan tanpa melalui PT. Dia berharap hal itu dapat menjadi efek jera bagi para pelaku dan pembelajaran bagi para calon PMI

"Mudah mudahan ini menjadi efek jera bagi siapa saja yang melakukan tindakan-tindakan seperti ini," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mengaku Pejabat Polisi, Pria di Lombok Tipu Pengusaha Modus Sumbangan Dana Kemanusiaan

1 bulan lalu

Polisi Bongkar Pemalsuan STNK di Mataram, Tarif Motor Rp750.000 dan Mobil Rp1 Juta

2 bulan lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

2 bulan lalu

Dugaan Pungli Beasiswa KIP di Kampus Mataram Masuk Penyidikan Polda NTB

2 bulan lalu

Dijanjikan Kerja di Jepang, 6 Calon PMI di NTB Nyaris Jadi Korban Perdagangan Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal