Melari, Tradisi Penculikan Anak Gadis Suku Sasak NTB sebelum Dinikahkan

Antara
Andi Mohammad Ikhbal
Warga Suku Sasak yang mendiami wilayah Lombok Tengah. (Foto: Sindo).

Usai Melari, diadakan lagi prosesi adat yang bernama Selabar, Mesejati dan Mbait Wali selama tiga hari. Bila semua telah rampung baru lah diadakan pernikahan atau ijab qabul dengan cara Islam.

Prosesi pernikahan adat Suku Sasak diakhiri dengan prosesi nyongkolan. Yakni kedua mempelai diiring ke rumah orang tua mempelai perempuan. Lalu dibuatkan rumah kecil bernama Bale Kodong sampai keduanya bisa mendapati rumah yang lebih besar.

Bagi sebagian orang, Bale Kodong bisa juga dianggap tempat untuk berbulan madu kedua pasangan ini. Hubungan intim keduanya baru bisa dilakukan setelah prosesi Malari dan pernikahan di tempat tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
22 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Lombok Tengah, Polisi Kumpulkan Bukti

2 bulan lalu

352 Siswa di Lombok Tengah Keracunan Usai Santap MBG

4 bulan lalu

LPA Mataram Buka Suara soal Santri Korban Pembakaran Dicegat Temui Densu di Jakarta

4 bulan lalu

Viral Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Dicegat Temui Densu di Jakarta

4 bulan lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal