Oknum Polisi Diduga Tembak Warga yang Halangi Aktivitas Penambangan Emas Ilegal di Sumbawa Barat

Antara
Oknum Polisi Diduga Tembak Warga yang Halangi Aktivitas Penambangan Emas Ilegal di Sumbawa Barat (Foto: Dok Polres Sumbawa Barat)

MATARAM, iNews.id - Oknum polisi di Kabupaten Sumbawa Barat diduga menembak kaki warga yang menghalau aksi salah satu perusahaan swasta yang memaksa masuk ke dalam wilayah Jereweh untuk melakukan kegiatan tambang emas ilegal. Kasus ini sudah ditangani Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Anggota tersebut sudah berada di Mataram untuk dimintai klarifikasi oleh bidpropam," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin, Senin (26/6/2023).

Arman mengatakan bahwa pihaknya melakukan permintaan klarifikasi untuk memastikan apakah ada indikasi pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam penggunaan senjata api atau tidak. Apalagi, kasus ini berkaitan dengan korban dari kalangan masyarakat.

"Jadi, kami selidiki dahulu kebenarannya dan saat ini masih berproses di bidpropam," ujarnya.

Dari adanya kasus ini, Arman mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat, untuk tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah.

"Percayakan penanganan kasus itu kepada kami (Polri). Kami tetap akan melakukannya secara profesional," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
30 hari lalu

4 Orang Ditetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Mamuju, Termasuk ASN

30 hari lalu

Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Digerebek, 2 Operator Alat Berat Ditangkap

31 hari lalu

Tambang Emas Ilegal di Bombana, 3 Orang Ditetapkan Tersangka Langsung Ditahan

3 bulan lalu

Kasus Tambang Ilegal di Way Kanan Rugikan Negara Rp1,5 Triliun, 13 Tersangka Segera Diadili

6 bulan lalu

Kasus Tambang Emas Ilegal di Tapsel, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal