Polisi Tangkap Pimpinan Ponpes di Lotim yang Diduga Cabuli Santriwati

Antara
Polisi menangkap pimpinan pesantren di Lombok Timur terduga pencabulan santriwati. (Foto: Ilustrasi)

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Polisi mengamankan pimpinan pondok pesantren di Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diduga mencabuli santriwati. Pelaku inisial LM (40) kini menjalani pemeriksaan.

"Pengamanan pelaku dilakukan guna mencegah hal yang tidak diinginkan," kata Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman, Sabtu (6/5/2023).

Nicolas mengatakan, LM (40) kini menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polres Lotim. Dia dilaporkan mencabuli santriwati inisial NN (17) berulang kali sejak 2022 hingga Maret 2023.

Terkait kasus ini, Ketua MUI Lotim, Tuan Guru Hari Ishak Abdul Gani mengaku prihatin adanya kasus pelecehan seksual di lingkungan pesantren. Apalagi terduga pelakunya adalah pimpinan pondok pesantren.

"Perbuatan oknum pimpinan pondok pesantren melakukan pelecehan seksual terhadap santrinya merupakan perbuatan keji, dan tak dapat dimaafkan," ujarnya.

Dia meminta polisi memproses terduga pelaku agar bisa dihukum setimpal.

"Kami minta Polres Lotim menegakkan hukum yang tegas dan menghukum pelaku yang setimpal atas perbuatannya," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

11 Mantan Santriwati di Kukar Laporkan Pengasuh Ponpes ke Polisi terkait Kasus Pencabulan

57 tahun lalu

Oknum Guru SD di Muna Barat Dijebloskan ke Tahanan, Diduga Cabuli Sejumlah Siswi

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal