Sehari 9 Orang Ajukan Cerai di Lombok Tengah, Dipicu Faktor Ekonomi hingga Selingkuh

Antara
ilustrasi perceraian. (SINDOnews)

"Kendala itu yang saat ini paling banyak, hampir 65 persen gugatan cerai karena faktor ekonomi," ucapnya. 

Selain ekonomi, faktor lain lantaran cemburu atau adanya pihak ketiga. Kemudian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) karena sebagian bekerja menjadi TKW. 

"Ada juga karena selingkuh, tapi paling dominan itu faktor ekonomi," ujarnya. 

Dari semua gugatan perceraian yang diajukan tetap dilakukan upaya mediasi agar mereka tidak berpisah. Setelah tidak ada titik temu, kemudian dilakukan putusan. Namun, rata-rata putusan yang telah dikeluarkan tidak ada pengajuan banding atau mereka sama-sama menerimanya.

"Proses pengurusan perceraian hingga keluar akte cerai itu sekitar dua bulan sampai tiga bulan," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Pria di Banyuwangi Diduga Bakar Al Quran, Aksinya Direkam dan Diunggah ke Medsos

7 hari lalu

Sakit Hati Dicerai, Pria di PALI Bakar Rumah Mantan Istri hingga Rata dengan Tanah

9 hari lalu

Motif Faktor Ekonomi, ART Curi Emas dan Uang Majikan Rp184 Juta di Batam

29 hari lalu

Cerita Haru Bayi Alfaro Diselamatkan dari Tragedi Kebakaran KM Putri Yasmin di Lombok

1 bulan lalu

Viral! Kecewa Suami Selingkuh, Istri di Ponorogo Hancurkan Rumah dan Toko dengan Alat Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal