Viral Lansia di Lombok Tercatat Meninggal, Legislator Perindo Soroti Akurasi Data

Tim iNews
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Barat dari Partai Perindo, Syamsuriansyah saat mengunjungi lansia yang tercatat meninggal dunia hingga tercecer dari penerima bantuan sosial. (Foto: iNews)

LOMBOK BARAT, iNews.id – Fakta miris terungkap di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Inak Reme, seorang lansia yang hidup sebatang kara dalam kondisi memprihatinkan, viral di media sosial setelah diketahui tak pernah tersentuh bantuan sosial. Ironisnya, hal ini terjadi karena ia tercatat telah meninggal dunia dalam sistem data pemerintah. 

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lombok Barat dari Partai Perindo, Syamsuriansyah. Ia menilai kasus Inak Reme adalah bukti nyata buruknya akurasi data sosial dan rendahnya kepedulian pejabat publik di lapangan. 

Inak Reme tinggal di sebuah gubuk sederhana berukuran 4x4 meter di Dusun Mapak Reong, Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi. Rumahnya hanya berdinding triplek dengan lantai tanah tanpa ventilasi maupun fasilitas dasar yang layak. 

Untuk makan sehari-hari, lansia malang ini hanya bisa mengandalkan belas kasihan dan uluran tangan dari para tetangganya. Keberadaannya bahkan baru teridentifikasi secara administratif saat pendataan penduduk oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) menjelang Pemilu 2024 lalu. 

Syamsuriansyah mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pelayanan publik di Lombok Barat. Menurutnya, motivasi pejabat untuk turun langsung melihat kondisi rakyat sangat rendah. 

"Motivasi pelayanan publik pejabat di Lombok Barat saya anggap rendah. Kalau mereka tinggi, kita tidak akan menemukan masyarakat yang masih kurang seperti Inak Reme dan Amak Mahnun," kata Ketua DPD Partai Perindo Lombok Barat tersebut, Kamis (16/4/2026).

Dia menjelaskan, Inak Reme tidak masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) karena dianggap sudah meninggal dunia oleh sistem. Akibatnya, bantuan yang seharusnya menjadi haknya sebagai warga rentan tidak pernah tersalurkan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Partai Perindo Kutuk Kekerasan Seksual di FH UI, Desak Penegakan UU TPKS dan Perlindungan Korban

6 bulan lalu

Skor Layanan Publik Bangkalan Turun, Legislator Perindo Dorong 3 Langkah Pembenahan

2 hari lalu

Dari Legalitas hingga Modal, Partai Perindo Jabar Perkuat Pembinaan agar UMKM Naik Kelas

4 hari lalu

Mahfud Masuara Dorong Inkubator Bisnis Palu Masuk Fase Kedua, Pastikan UMKM Miliki Pasar Berkelanjutan

4 hari lalu

Tak Sia-Sia Perjuangan Yuslin Nursivin Dua Botha, Warga Sikka Akhirnya Nikmati Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal