Asal Usul Suku Asmat, Kisah Patung Kayu Hidup Mengikuti Irama Tifa

Reza Rizki Saputra
Suku Asmat membawakan tarian pukul tifa pada Festival Budaya Suku Asmat ke-27 di Kabupaten Asmat, Papua. (Foto: Antara).

Mumi suku Asmat

Dalam kebudayaan Suku Asmat dikenal adanya tradisi mengawetkan jasad orang yang telah meninggal atau dikenal dengan mumifikasi. Namun, ini hanya berlaku untuk kepala suku atau kepala adat. 

Jasad pemimpin adat yang telah dijadikan mumi kemudian akan dipajang di depan rumah adat suku Asmat.

Upacara adat

Sama seperti suku lainnya yang ada di Indonesia, tradisi dan kepercayaan masyarakat asmat juga diungkapkan melalui upacara adat. 

Berikut upacara-upacara tradisional suku Asmat :

Ritual kematian

Bagi masyarakat suku Asmat, meninggalnya seseorang tak disebabkan oleh hal-hal alami, melainkan dikarenakan roh jahat yang mengganggu dan menyebabkan orang tersebut mati. Masyarakat suku Asmat percaya bahwa anggota keluarga mereka yang sedang sakit harus dibuatkan pagar dari dahan pohon nipah.

Pagar tersebut bertujuan supaya roh jahat yang berada di sekitar mereka pergi dan tidak mendekat kembali. Orang-orang suku Asmat juga akan berkerumun di sekeliling orang yang sakit meski tidak mengobati atau memberinya makan. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

10 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

16 hari lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

17 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

23 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal