Banyak Faksi di Kelompok Separatis Papua, Pemda Diminta Kedepankan Pendekatan Dialogis

Andi Mohammad Ikhbal
Aksi massa di Timika dikawal kepolisian. (Foto: Dok iNews).

"Kelompok pimpinan Benny Wenda itu aktif di dunia internasional. Sedangkan di dalam negeri ada OPM yang mengedepankan kekerasan," ujarnya.

Selain itu, kelompok-kelompok tersebut sebenarnya sudah pecah sejak lama. Di awal berdirinya OPM pada 1971, para pendirinya yakni, Jacob Prai dan Seth Roemkorem mendirikan dua organisasi yang berbeda OPM Mavic dan OPM Pemka.

Friksi internal dalam kelompok pro kemerdekaan Papua itu pun terus berlanjut hingga sekarang. Di antaranya saat jubir Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Sebby Sambom, membantah pernyataan Benny Wenda bahwa tiga kelompok OPM di wilayah tersebut telah bersatu.

"Kondisi ini memungkinkan justru jatuh korban dari masyarakat sipil Papua itu sendiri, seperti kasus di Wamena belum lama ini," ujarnya.

Tokoh pemuda Papua, Habelino Sawaki, tak membantah kalau ada banyak faksi di kelompok OPM. Karena itu, pendekatan ke mereka harus dengan cara-cara dialog, bukan militer.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Teror Penembakan di Festival Lembah Baliem, Pelaku Diduga Anggota KKB Egianus Kogoya

3 hari lalu

Penembakan di Lembah Baliem, 2 Pelaku Diduga Anak Buah KKB Pimpinan Egianus Kogoya

7 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

9 hari lalu

Pekerja Proyek Jalan Ditembak di Tolikara, Pasukan TNI-Polri Kejar Kelompok OPM

10 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Evakuasi 10 Pekerja Jalan yang Ditembak KKB Papua, 5 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal