Biadab! KKB Kembali Tembak Mati Warga Sipil di Wamena, TNI Kejar Pelaku

Jonathan Simanjuntak
Aksi keni kembali dilakukan KKB dengan menembak mati warga sipil di Jalan Wamena, Papua Pegunungan. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - TNI menurunkan pasukan untuk ikut mengejar pelaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menembak warga sipil bernama Aris Sanda di jalur Wamena-Mbua, Papua Pegunungan. TNI menegaskan KKB harus bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.

"Kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan. Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," kata Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, Rabu (16/9/2026).

Riyanto menyebut, korban sehari-hari diketahui melayani transportasi masyarakat sekaligus membawa logistik dan kebutuhan sehari-hari di wilayah pedalaman. Menurut TNI tindakan kekerasan ini menandakan adanya ancaman terhadap aparat keamanan sekaligus masyarakat yang beraktivitas sehari-hari.

"Korban adalah masyarakat sipil yang sedang bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat," kata dia.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Mohammad Nas menegaskan, TNI tidak akan membiarkan kelompok bersenjata melakukan kekerasan secara terus-menerus terhadap masyarakat Papua.

"TNI akan terus melindungi masyarakat dan memastikan kelompok bersenjata tidak leluasa melakukan kekerasan terhadap warga sipil. Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku," ujar Kapuspen TNI.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

3 ASN Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Ditembak KKB, Komnas HAM Tuntut Keadilan bagi Korban

3 hari lalu

1 Korban Penyanderaan KKB di Jila Mimika Berhasil Diselamatkan, Dievakuasi ke Timika

2 hari lalu

Komnas HAM Kecam Penembakan 3 ASN Jayawijaya: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Bunuh Warga

2 hari lalu

1 Korban Penyanderaan KKB di Mimika Meninggal Kelaparan, 20 Hari di Hutan Tanpa Makan-Minum

2 hari lalu

Cerita Demerina Korban Penculikan KKB di Mimika, Tidak Makan dan Berteman Mayat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal