Dogiyai Papua Bergolak, 2 TNI dan 2 Warga Sipil Kena Panah

Chanry Andrew Suripatty
Petugas memasang garis polisi di lokasi terjadinya kerusuhan di Dogiyai, Papua. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

Kopda Hermanto menggunakan bersama dua personel Sertu Arif dan Kopda Gandi datang dengan mobil dan tiba di Lokasi membantu pengamanan. Anggota kemudian mengeluarkan tembakan peringatan sehingga massa mulai mundur, namun mereka tetap menyerang.

Kemudian Letda Inf I Putu Badi (Danpos Mandala-1) beserta lima personel Sertu Agus, Serda Reno, Serda Jery (anggota Satgas Mandala-1), Serda Aritonang (Anggota Deninteldam XVII/Cend) dan Posda Dogiyai tiba di lokasi melihat keempat personel Satgas Yon R 500/Sikatan mendapat serangan berupa lemparan batu dan panah sehingga mereka mengeluarkan tembakan peringatan.

Setelah beberapa saat berhasil menghadang massa yang terus menyerang, Letda Inf Abdul Aziz beserta tiga orang anggotanya berhasil meloloskan diri dari dalam Pos Jaga Optik. Mreka langsung mendapat pengamanan dari personel yang berada di lokasi dan dibawa menuju ke Pos Yon R 500/Sikatan. Sementara sisa personel sekitar 15 orang berupaya mengamankan masyarakat yang berada di perumahan toko, tepat di samping Optik PTT sebanyak delapan warga sipil.

Untuk mengamankan situasi, saat ini aparat TNI dan Polri masih bersiaga di wilayah tersebut. Kapolsek Kamuu dan sembilan personel telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi pada Jumat (1/1/2021). Sejauh ini belum ada konfirmasi atas kejadian dan penanganan terhadap korban luka tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

AKBP Glenn Roy Molle Dilantik Jadi Wakapolresta Sorong Kota, Ini Pesan Kapolresta

3 hari lalu

Polri Kirim 1.500 Tabung Oksigen untuk Warga Terdampak Asap Karhutla Kalimantan-Sumatera

6 hari lalu

Polri Gerak Cepat, Evakuasi Ibu Hamil dan Lansia Korban Reruntuhan Gempa NTT Naik Helikopter

10 hari lalu

100 Anggota Brimob Dikerahkan ke NTT, Perkuat Operasi SAR dan Bantuan Korban Gempa

13 hari lalu

Perjuangan Polisi Evakuasi Ibu Hamil di NTT, Tempuh Laut Gelap demi Keselamatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal