Kejati Papua Buru 27 Terpidana, Akan Sebar Data dan Nama-Nama Daftar Buronan

Antara
Ilustrasi Kejati Papua memburu 27 terpidana yang masuk daftar DPO. (Foto: Sindonews)

JAYAPURA, iNews.id - Sebanyak 27 terpidana masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua. Nama-nama terpidana yang masuk daftar buronan ini akan disebar ke masyarakat agar dapat melaporkan bila mengetahui keberadaan mereka.

Kepala Kejati Papua Witono mengatakan, para terpidana yang masuk DPO ini sudah memiliki ketetapan hukum sehingga harus menjadi hukuman yang dijatuhi atas mereka.

"Memang benar ada wacana untuk menyebarkan data ke 27 DPO terpidana. Yang terbanyak terpidana kasus korupsi agar mereka ditangkap dan menjalani hukuman yang sudah dijatuhkan kepadanya," ujar Witono, Senin (19/6/2023).

Sebelumnya, tim tabur kejati Papua menangkap Viktor Aries Efendy, salah satu dari dua terpidana kasus korupsi dana desa di Kabupaten Tolikara senilai Rp320 miliar. Yang bersangkutan sudah dijatuhi hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar serta membayar biaya pengganti sebesar Rp128 miliar. Bila tidak membayar, maka dipidana dengan penjara selama 13 tahun.

Terpidana Viktor ditangkap di Sorong dan saat ini ditahan di Lapas Abepura, Kota Jayapura.

"Selain Viktor, juga ada terpidana lainnya dalam kasus yang sama yakni mantan Kepala Badan Pemberdayaan Kampung (BPMK) Tolikara Piter Wandik, namun hingga kini belum diketahui keberadaannya. Tim akan berupaya mengetahui keberadaannya dan menangkap yang bersangkutan agar menjalani hukuman yang telah dijatuhkan kepadanya," kata Witono.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Nyaris Diamuk Warga, Pencuri Rokok di Bangkalan Diselamatkan Emak-Emak dan Diberi Makan

6 hari lalu

DPO Kasus Ekstasi Ditangkap di Riau, Bareskrim Telusuri Jaringan Narkoba Medan

1 bulan lalu

Buron 5 Bulan, Anggota DPRD Sumbar Tersangka Korupsi Rp34 Miliar Ditangkap di Jaksel

1 bulan lalu

Tipu Eks Bupati Natuna Rp3 Miliar, Pelaku Ditangkap di Bekasi Jadi Driver Online

2 bulan lalu

DPO Curanmor Tewas Ditembak Polisi, Keluarga Protes Pelaku Disebut Melawan saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal