Kericuhan di Jayapura, Kapolda Papua Minta Warga Pendatang Bisa Menahan Diri

Edy Siswanto
Antara
Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Rodja. (Foto: Dok iNews).

"Polda Papua mendapat bantuan personel dari Mabes Polri, karena pasukan organik yang ada tidak cukup. Mereka sudah disebar ke berbagai wilayah," ujar Rodja.

Pantauan di sana, Kota Jayapura saat ini masih tampak lengang. Warga lebih memilih berada di luar rumah, sekaligus untuk berjaga-jaga bila terjadi aksi anarkis susulan.

Sebelumnya, sekitar 1.000 orang dari massa aksi di Kota Jayapura, Papua, yang menduduki Kantor Gubernur Papua pada Kamis (29/8/2019) menumpang truk TNI - Polri. Mereka meminta diantarkan pulang, karena khawatir ada sweeping.

Aksi sweeping tersebut dilakukan sekelompok masyarakat atas nama Paguyuban Nusantara. Mereka menolak aksi unjuk rasa di Kota Jayapura tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Momen Haru 449 Prajurit TNI Kembali ke Blora usai Setahun Bertugas di Papua

6 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,9 Guncang Sarmi Papua

9 hari lalu

17 Orang Terlibat Jaringan Senjata Papua, Ada Pembeli hingga Penyandang Dana

13 hari lalu

Mutasi Polri, Daftar Lengkap 19 Kapolda Baru dari Jawa Barat hingga Maluku 

26 hari lalu

Penangkapan Pentolan KKB di Keerom, 4 Orang dan Senpi Rakitan Turut Diamankan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal