Menurutnya, operasi pengejaran terhadap kelompok tersebut, akan terus dilakukan. Dia juga menekankan pentingnya soliditas TNI-Polri serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan di Papua Pegunungan.
“Saya pastikan ini hanyalah persoalan waktu bagi kami untuk menemukan dan menangkap hidup atau mati kelompok separatis ini, mengingat kentalnya solidaritas TNI-Polri, khususnya dalam memburu TPNPB-OPM, serta dukungan penuh Forkopimda dan masyarakat Papua kepada kami,” ujarnya.
Di tengah operasi pengejaran tersebut, Kogabwilhan III juga mengembangkan penyelidikan terkait dugaan jaringan pemasok senjata yang disebut berkaitan dengan kelompok TPNPB-OPM.
Penelusuran dilakukan setelah pemeriksaan terhadap Wadanyon TPNPB-OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu. Dari pemeriksaan tersebut, Abdon disebut mengaku telah tiga kali mentransfer uang kepada seseorang berinisial B-A untuk membeli senjata api.
Berdasarkan keterangan Abdon serta temuan percakapan melalui WhatsApp dan platform media sosial, transaksi senjata tersebut diduga direncanakan berlangsung di Kali Seng, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.