Korban Penyiksaan Ibu Kandung Dimakamkan, Polisi Incar Tersangka Baru

Chanry Andrew Suripatty
Suasana pemakaman Clarita Agatha Christie Tana (8), korban kekerasan ibu kandungnya sendiri di Wamena, Papua, Rabu (24/1/2018). (Foto: iNews/Chanry Andrew Surapatty)

WAMENA, iNews.id - Setelah diotopsi di Rumah Sakit Bhayangakara Polda Papua di Jayapura, jenazah Clarita Agatha Christie Tana (8), bocah korban pembunuhan oleh ibu kandungnya sendiri, akhirnya di makamkam di taman pemakaman umum (TPU), kota Wamena. Dari hasil otopsi diketahui, kematian korban akibat penyumbatan saluran udara ke otak dan sejumlah luka akibat kekerasan, Rabu (24/1/2018).

Isak tangis keluarga pun pecah di rumah duka sebelum jenazah di bawa ke tempat peristirahatan terakhir. Staf khusus dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, pun hadir untuk melihat langsung proses pemakaman bocah kecil tersebut. Sebelumnya, staf khusus Menteri PPPA juga menyempatkan bertemu dengan pelaku pembunuhan, yang juga merupakan ibu kandung korban.

Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah Clarita langsung dibawa menuju ke tempat peristirahatan terakhirnya. Ibadah Misa Katolik dalam rangka pemakaman menghantarkan pelepasan jenazah ke liang lahat.

Tangis keluarga kembali pecah saat peti jenazah akan diturunkan ke liang berukuran 2X1 itu. keluarga tak percaya, Clarita, bocah yang selama ini dikenal sebagai pribadi yang ceria itu  meninggal secara tragis, akibat disiksa oleh ibu kandungnya sendiri.


Kakak kandung korban, Vanesa, di hadapan staf khusus Menteri PPPA mengakui, selama ini adiknya kerap disiksa oleh ibu kandungnya. Menurutnya, tindakan keji itu dilakukan ibunya lantaran masih sakit hati terhadap suami pertamanya. Tak jarang setiap ibunya mempunyai masalah, selalu dilampiaskan kepada adik kecilnya itu. Hingga suatu hari adiknya meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
30 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

1 bulan lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

1 bulan lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

1 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

2 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal