Panglima TNI Sudah Tahu Posisi Pilot Susi Air yang Disandera KKB, Tinggal Action?

riana rizkia
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beri keterangan terkait update upaya pembebasan pilot Susi Air. (Foto: MPI/Riana Rizkia)

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNILaksamana Yudo Margono mengungkap aparat keamanan telah mengetahui lokasi penyanderaanpilot Susi Air di Papua Pegunungan. Pilot asal Selandia Baru ini sudah disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya hampir 2 bulan. 

"Posisi, posisinya sudah. Kita sudah tau posisi di mana, sudah," ujar Yudo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2023). 

Namun Yudo menjelaskan, pembebasan pilot asal Selandia Baru itu tetap harus penuh kehati-hatian. Sebab, kelompok penyandera kerap menyatu dengan masyarakat. 

Untuk itu, pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat menjadi langkah paling utama dalam operasi penyelamatan sang pilot. Terutama negosiasi yang dilakukan antara pemerintah daerah dengan KKB. 

"Sehingga kita usahakan secara persuasif, mereka bisa kita bebaskan dengan aman, kondusif dan masyarakat pun juga tidak tedampak. Karena mereka bersama-sama terus dengan masyarakat, dengan anak-anak," katanya.

Yudo menjelaskan, TNI tidak ingin menyerang KKB secara frontal untuk membebaskan pilot Susi Air. Hal itu dilakukan karena mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat sipil.

"Kalau saya menggunakan operasi militer pun juga bisa, menyerang secara militer saya bisa, saya punya alat, punya apa namanya, punya prajurit yang profesional. Tapi nanti siapa korbannya? Masyarakat pasti," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
13 jam lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

18 jam lalu

Identitas 3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Senjata di Yahukimo, Salah Satunya Roni Rubis

1 hari lalu

3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita 3 Senpi

1 hari lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

9 hari lalu

Penampakan Senjata Api dan Amunisi Ilegal Diduga Dipasok untuk KKB Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal