Pengeroyokan Guru di Jayapura Murni Kriminal, PWNU: Umat Muslim Jangan Terprovokasi

Antara
Ilustrasi penganiayaan (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua meminta umat Muslim di Kabupaten Jayapura, tak terprovokasi kasus pengeroyokan guru. Kasus ini langsung ditangani polisi dan dua pelaku sudah diamankan.

Ketua PWNU Papua, Toni VM Wanggai mengatakan, semua pihak sebaiknya menyerahkan penanganan kasus ini ke polisi. Kondisi korban, Mujiono (34), juga sudah membaik usai mendapat perawatan medis.

"Sebaiknya kita menahan diri, jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, lebih-lebih ikut memprovokasi," kata Toni di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (22/9/2020).

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan polisi, kasus ini kriminal murni. Jangan sampai ada aksi lanjutan yang dinilai dapat memecah belah kerukunan dan persatuan. Apalagi Polres Jayapura sudah menangkap dua orang pelakunya.

"Polres Jayapura sudah mengamankan dua orang tersangka, yang mana salah satu tersangka menyerahkan diri," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
15 jam lalu

Tatapan Berujung Pengeroyokan di Warung Coto Makassar, 4 Orang Ditangkap

24 jam lalu

Terbukti Aniaya Warga, Oknum Anggota DPRD Bekasi Divonis 10 Bulan Penjara

5 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 2 Pria di Jayapura, Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal

5 hari lalu

Terekam CCTV, Ayah dan 2 Anak Keroyok Remaja 14 Tahun di Makassar

17 hari lalu

Bentrokan Konvoi Perguruan Silat dan Warga di Sidoarjo, 1 Pemuda Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal