Kapolres Edy juga menyesalkan adanya informasi yang disebarkan oleh salah satu operator wisata kepada sejumlah wartawan, seolah-olah terjadi perompakan di wilayah hukum Polres Raja Ampat. Aksi kriminal tersebut tidak benar terjadi di Kabupaten Raja Ampat.
"Mengenai info ini, perlu dipertanyakan kepada sumber awal, lokasinya di mana?" kata Edy.
Namun, dia tak membantah kalau ada tindakan pencurian speadboat yang dilaporkan kepada jajaran Polres Raja Ampat. Dia pun menegaskan agar laporan ini disampaikan resmi supaya petugas kepolisian bisa menindaklanjutinya, namun hingga kini belum ada kabar terbaru.
Sebelumnya, sejumlah operator kapal wisata resah dengan adanya dugaan aksi perompakan di perairan laut Raja Ampat dan Sorong. Ada 3 kapal wisata yang dikabarkan hilang.
Informasi yang dirangkum iNews, kasus teranyar dialami operator Kapal Pearl of Papua. Dua unit speedboat dengan 3 mesin tempel (outboard engine 40 pk) miliknya hilang dalam perjalanan menuju Sorong di sekitar Pulau Soop, pada Rabu (2/1/2019).