"Mereka dicegat di depan gapura Mako Denzipur-12/OHH. Di sana terjadi perkelahian," ujar Aidi.
Akibatnya, wartawan RH mengalami lebam dan luka-luka di bagian wajah dan pundak kirinya. Sedangkan, rekannya PR harus mendapat jahitan di pelipis kiri dan memar-memar. Sekitar pukul 02.30 WIT Perwira Seksi Intel Denzipur-12/OHH, Lettu Czi Purwadi tiba di TKP dan mengamankan Pratu AM.
Korban luka-luka kemudian dilarikan ke UGD RSUD Nabire untuk mendapatkan penanganan medis. TNI sudah mempertemukan kedua belah pihak yang saling berselisih, dan masing-masing telah mengakui kesalahannya.
"Pratu AM saat ini sudah ditahan di sel tahanan Provos Denzipur-12/OHH. Selanjutnya akan dilimpahkan ke Denpom dalam rangka menjalani proses hukum," ujar dia.
Menurut dia, perilaku prajurit TNI tersebut sangat tidak terpuji. Selain bermain ke lokalisasi, dia juga sampai terlibat aksi perkelahian dengan warga sipil. Karena itu, pihaknya tak akan menolelir hal tersebut.