Situasi di Agats Kembali Kondusif tapi Polisi Masih Intensif Berjaga-jaga

Antara
Bupati Asmat kunjungi warga di Agats. (Foto: Sindonews).

"Penetapan ke sembilan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa secara intensif sejak ditangkap usai melakukan perusakan," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal.

Dia menjelaskan, aksi perusakan dilakukan sekelompok massa dilakukan seusai pelantikan bupati dan wakil bupati Asmat yang dipusatkan di gedung negara Jayapura.

Massa yang tidak terima hasil pilkada berorasi di Kantor KPU dan Bawaslu. Mereka lalu merusak kantor bupati, kantor KPU, rumah dinas bupati dan penjarahan ruko.

"Kesembilan tersangka itu kini ditahan di Mapolres Asmat di Agast, sedangkan tiga orang lainnya yang juga ditangkap sudah dipulangkan," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kecelakaan Perahu Ketinting Terbalik Dihantam Ombak di Asmat, 7 Orang Hilang

13 hari lalu

300 Brimob dari Kaltim dan Bali Dikirim ke Kalbar, Dikerahkan Hadapi Karhutla

20 hari lalu

100 Anggota Brimob Dikerahkan ke NTT, Perkuat Operasi SAR dan Bantuan Korban Gempa

3 bulan lalu

4 Debt Collector Penganiaya Brimob di Serang Ditangkap, 6 Diburu

4 bulan lalu

Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal