Dalam penyisiran lokasi, tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, serta tiga unit telepon seluler.
Tim investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 juga melakukan face registration atau pencocokan data wajah untuk memastikan identitas para jenazah secara lebih akurat.
Selain itu, aparat turut mengamankan enam orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok Batalyon Eden Sawi. Keenam orang tersebut masing-masing berinisial BK, PM, DH, NJK, PA, dan AS.
Mereka kemudian dibawa ke Polres Yahukimo bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait identitas, aktivitas, peran, serta kemungkinan keterlibatan dalam kelompok bersenjata tersebut.
“Enam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Kami masih mendalami identitas, aktivitas, peran, dan keterkaitan masing-masing. Jadi, prosesnya masih berjalan dan kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan status mereka sebelum pemeriksaan selesai,” ucapnya.