“Personel sudah memberikan tembakan peringatan, namun penembakan masih berlangsung. Sehingga kemudian dilakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Kombes Yusuf.
Penindakan tersebut berawal dari informasi hasil penyidikan terkait rencana berkumpulnya pasukan Batalyon Eden Sawi untuk melakukan konsolidasi di salah satu rumah persinggahan di kawasan tersebut.
Sekitar pukul 16.35 WIT, personel gabungan tiba di lokasi. Saat memasuki area tersebut, aparat justru mendapat serangan tembakan dari kelompok yang diduga merupakan anggota Batalyon Eden Sawi.
Personel kemudian memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan. Sejumlah orang terlihat melarikan diri menuju arah belakang hutan sambil membawa senjata api dan masih melakukan penembakan terhadap aparat.
Situasi tersebut kemudian direspons dengan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang berlaku.