Tragedi Banjir Bandang di Pegunungan Arfak, Ini Identitas 1 Korban Tewas dan 19 Hilang

Binti Mufarida
Kondisi lokasi banjir bandang di Kampung Jim, Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Jumat (16/5/2025) malam. (Foto: Ist)

4 Korban Luka-Luka

Fretswan Unas (33 tahun)
Juandi Takaliumang (22 tahun)
Yeskiel Takaliumang (34 tahun)
Karunyak Takaliumang (44 tahun)

Saat ini upaya pencarian masih terus dilakukan tim gabungan BPBD, TNI, Polri dan masyarakat. Proses pencarian menghadapi kendala berat seperti akses sulit dan minimnya jaringan komunikasi di lokasi.

Abdul Muhari menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di kawasan rawan bencana seperti lereng gunung dan tambang emas tradisional.

“Keselamatan jiwa adalah yang utama. Kami imbau warga untuk segera menjauh dari lokasi berisiko saat hujan deras dan melapor kepada aparat jika ada potensi bahaya,” ujarnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
5 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

5 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

5 hari lalu

Hilang 4 Hari, Remaja 15 Tahun di Takalar Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

6 hari lalu

Viral Camat Protes Bantuan Gempa, Pemkab Manggarai Timur Buka Suara

7 hari lalu

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 91 Orang, 1.286 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal