23 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, RSUD Cilegon Banten Ditutup

Wimsalim
Petugas menyemprotkan disinfektan ke sejumlah ruangan di RSUD Cilegon, Banten, Sabtu (13/6/2020). (Foto: iNews/Wimsalim)

CILEGON, iNews.id - Sebanyak 23 orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU) Kota CilegonBanten, terkonfirmasi positif corona atau Covid-19. Pelayanan di rumah sakit ini ditutup sementara selama dua hari untuk disterilisasi sebelum nantinya dioperasikan kembali.

Dari pantauan iNews, Sabtu (13/6/2020), tampak sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilegon secara bergantian menyemprotkan disinfektan di setiap sudut ruangan yang ada di rumah sakit pelat merah tersebut, termasuk ruang perawatan instalasi gawat darurat (IGD).

Suasana rumah sakit yang biasanya ramai oleh kunjungan keluarga pasien pun kini tampak sepi. Hanya tampak sejumlah petugas keamanan yang berjaga-jaga.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putra, Sabtu dalam keterangan resminya menyebutkan, 23 perawat yang bekerja di RSUD Cilegon ini telah dibawa ke rumah sakit rujukan Covid-19, baik di RSUD Banten maupun di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta.

Hingga saat ini, data Covid-19 Kota Cilegon menunjukan ada 28 kasus warga yang positif terjangkit corona. Lima orang di antaranya telah sembuh dan sisanya masih dirawat. Data tersebut juga didominasi oleh tenaga kesehatan yang tinggal di beberapa kecamatan di Cilegon.

"Hingga saat ini, 23 pasien positif Covid-19 di Cilegon masih dalam penanganan," kata Aziz Setia Ade Putra.

Diketahui, dalam dua hari terakhir, Kota Cilegon, Banten, mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang cukup signifikan. Lonjakan ini terjadi setelah sejumlah tenaga kesehatan di RSUD Cilegon yang dinyatakan positif terpapar virus corona.

Sementara data perkembangan kasus virus corona atau Covid-19 di Provinsi Banten hingga Sabtu (13/6/2020) menunjukkan penambahan 74 orang, dari semula 1.157 menjadi 1.231 orang. Pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona bertambah satu orang menjadi 418 orang dan yang meninggal dunia bertambah tiga orang menjadi 79 orang.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kebakaran Toko Kue di Cilegon, Api Diduga Dipicu Korsleting Listrik

10 hari lalu

Hilang 40 Hari, Pria Ditemukan Tewas di Lereng Bukit Cilegon

21 hari lalu

Nakes RSUD Umbu Rara Meha Sumba Timur Minta Maaf atas Komentar Viral Bully Pasien BPJS

21 hari lalu

Minta Maaf, Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS Siap Disanksi

21 hari lalu

Norma Zahara Nakes RSUD Tasikmalaya Viral Hujat Pasien BPJS Yurizal Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal