BENGKULU, iNews.id - Sebanyak 32.453 pelanggan di Provinsi Bengkulu menunggak bayar dengan total mencapai Rp9 miliar lebih. Pelanggan tersebut termasuk BUMN, BUMD hingga Polri.
"Angka tunggakan listrik itu pada pelanggan yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu dengan total tunggakan Rp9,18 miliar. Termasuk pelanggan BUMN, BUMD, instansi vertikal dan Polri," kata Manager PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu Haris Andika, Sabtu (4/7/2020).
Dia menjelaskan, tunggakan listrik tertinggi, terjadi di PLN Unit Curup, Kabupaten Rejang Lebong dengan nilai Rp 2,43 miliar. Jumlah yang menunggak sebanyak 6.051 pelanggan.
Kemudian disusul unit Nusa Indah, Kota Bengkulu sebesar Rp2,20 miiliar. Jumlah yang menunggak sebanyak 4.630 pelanggan.
Sedangkan di Kabupaten Bengkulu Utara yang menunggak sebanyak 4.642 pelanggan, Kabupsten Bengkulu Selatan 4.356 pelanggan, Kabupanten Kepahiang 3.268 pelanggan.