15 Anak di Makassar Terpapar Radikalisme, Mayoritas Turunan Orang Tua

Andi Nur Isman
Ilustrasi DP3A Kota Makassar menangani 15 kasus anak terpapar radikalisme. (Foto: ist) 

"Yang kami lakukan yakni mengembalikan mereka ke sekolah umum. Keluarganya juga diedukasi," katanya.

Plt Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) DP3A Makassar Muslimin Hasbullah menambahkan, anak-anak yang terpapar radikalisme tersebut masuk dalam kategori anak dalam situasi darurat. Sebab itu ada perlakuan khusus dalam penanganannya.

“Dari data yang ada, total 15 anak yang terpapar radikalisme tahun 2021. Kalau dipresentasekan itu sebesar 0,97 persen,” katanya.

Angka kasus anak terpapar radikalisme ini disebutnya tidaklah kecil.

“Berapa pun kasusnya tetap menjadi ancaman berbahaya bagi masa depan anak-anak tersebut,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kabar Duka, Mantan Wakil Bupati Takalar HM Natsir Ibrahim Meninggal Dunia

1 hari lalu

Kebakaran 4 Rumah di Makassar, 1 Orang Ditemukan Tewas Terjebak Api

2 hari lalu

Bocah 12 Tahun di Makassar Dianiaya Remaja Tetangga, Tubuh Disayat Pisau Cutter

9 hari lalu

Mahasiswa Makassar Pura-Pura Diculik, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua

11 hari lalu

Update Kebakaran Permukiman Padat di Makassar, 37 Rumah Rusak dan 245 Warga Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal