3 Kecamatan di Maros Kekeringan akibat Musim Kemarau, Sektor Pertanian Terdampak

Antara
Ilustrasi kekeringan. (Foto: Istimewa)

MAROS, iNews.id – Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) terancam mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Kondisi ini mengancam sektor pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat.

"Pada musim kemarau, beberapa kecamatan di Maros mengalami kekeringan sehingga mempengaruhi sektor pertanian dan kebutuhan air bersih warga," kata Ketua Kelompok Tani Kecamatan Bontoa, Syamsuddin di Kabupaten Maros, Minggu (5/9/2020).

Ketiga kecamatan tersebut yakni Bontoa, Lau dan Maros Baru. Warga harus mengeluarkan uang sekitar Rp1.500 untuk membeli air bersih per jerigen.

Sementara untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK), warga terpaksa menggunakan air sumur kubangan yang airnya asin. Itu pun mereka harus melalui antrean panjang.

“Semua warga ke sumber air yang tersisa, yang jumlahnya sangat terbatas,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam

14 hari lalu

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

19 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

19 hari lalu

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

19 hari lalu

3 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Saling Serobot Bantuan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal