3 Kecamatan di Maros Kekeringan akibat Musim Kemarau, Sektor Pertanian Terdampak

Antara
Ilustrasi kekeringan. (Foto: Istimewa)

MAROS, iNews.id – Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) terancam mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Kondisi ini mengancam sektor pertanian dan kebutuhan air bersih masyarakat.

"Pada musim kemarau, beberapa kecamatan di Maros mengalami kekeringan sehingga mempengaruhi sektor pertanian dan kebutuhan air bersih warga," kata Ketua Kelompok Tani Kecamatan Bontoa, Syamsuddin di Kabupaten Maros, Minggu (5/9/2020).

Ketiga kecamatan tersebut yakni Bontoa, Lau dan Maros Baru. Warga harus mengeluarkan uang sekitar Rp1.500 untuk membeli air bersih per jerigen.

Sementara untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK), warga terpaksa menggunakan air sumur kubangan yang airnya asin. Itu pun mereka harus melalui antrean panjang.

“Semua warga ke sumber air yang tersisa, yang jumlahnya sangat terbatas,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

57 tahun lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal