Di dunia politik, Hayat tetap memegang prinsip yang sama seperti ketika berada di birokrasi yakni menjadikan kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama perjuangan.
"Yang kita perjuangkan bukan jabatan, tapi kesejahteraan rakyat," ucapnya.
Komitmen itu kemudian diterjemahkan ke dalam target politik yang terukur untuk memperkuat representasi Partai Perindo di Sulsel. "Kita menargetkan satu anggota DPRD di tiap kabupaten/kota. Untuk provinsi kita targetkan 3-4 kursi, cukup untuk satu fraksi. Sementara di DPR RI, kita targetkan dua," tuturnya.
Keputusannya menggeluti dunia politik bukan sesuatu yang mengejutkan bagi mereka yang mengenalnya. Dia dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan tidak pernah berpikir panjang ketika membantu orang lain. Dia memperlakukan semua orang dengan perhatian yang sama, tanpa melihat latar belakang maupun kedudukan.
Di tengah kesibukan dan tanggung jawab yang besar, keluarga selalu memiliki tempat khusus dalam hidupnya. Sesibuk apa pun aktivitas yang dijalani, Hayat selalu menyempatkan diri menghubungi anak-anaknya setiap hari, sekadar menanyakan kabar dan aktivitas yang sedang dijalani.
Kedisiplinan menjadi nilai lain yang melekat pada diri pria kelahiran Barru, 5 April 1965 ini. Mereka yang pernah bekerja bersamanya mengenal Hayat sebagai sosok yang sangat menghargai waktu dan selalu berusaha hadir tepat waktu dalam setiap agenda.