Cerita Pilu Gadis Korban Penyekapan dan Pemerkosaan 3 Pria di Makassar

Yoel Yusvin
Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2TPA) Kota Makassar Tenri A Palallo saat merawat korban kejahatan seksual. (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

Selama dalam masa-masa kelam itu, korban mengakui mendapat kekerasan fisik dan seksula. Para pelaku memerkosa dirinya secara bergantian. Jika melawan dia dianiaya dengan benda tumpul hingga mengalami luka lebam di bagian leher.

“Saat mereka tidur, saya melepas ikatan tali dengan mengesekannya di jendela kamar. Lalu saya keluar melalui pintu jendela dan menguncinya kemudian melompat. Saya sudah tidak pikir lagi tinggi atau pendek bangunan,” ujarnya.

Saat ini usai mendapat pertolongan, kondisi korban perlahan mulai membaik. Hanya saja traumanya belum menghilang dan kerap menangis terisak. Korban kini dalam penanganan Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2TPA) Kota Makassar.

“Proses pemulihan traumanya masih panjang. Kami juga melakukan pendekatan untuk keluarga korban. Orang tua dan kakak-kakaknya agar tidak mendendam. Mereka juga terpukul dengan kejadian ini," kata Kepala P2TPA Makassar Tenri A Palallo.

Dia mengungkapkan, proses pemulihan fisik dan psikis akan terus dilakukan selama dua pecan berjalan ini. Selain itu, korban juga menjalani pemeriksaan untuk mengeluarkan cairan sperma akibat kekerasan seksual yang dialaminya.

“Kondisinya sudah membaik, tapi masih nangis-nangis. Jika sudah mulai pulih, kami akan kembali korban ke keluarganya,” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trauma Keracunan, Sekolah dan Orang Tua Siswa di Lombok Tengah Tolak MBG

8 hari lalu

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penganiayaan YTR Segera Diadili

21 hari lalu

Siswi SMP di Makassar Dilaporkan Keluarga Hilang, Ditemukan Polisi di Rumah Kekasih

22 hari lalu

Gadis di Lamongan Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Kandung selama Bertahun-tahun

1 bulan lalu

Penyekapan dan Penganiayaan Maut di Sumedang Dipicu Persoalan STNK dan Uang Rental Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal