"Jadi tanda tangan saya ini sedang diproses pihak swasta, agar bisa tercantum di blanko KTP-nya," ujar dia.
Dia pun meminta maaf kepada seluruh warga di Kabupaten Wajo atas kondisi saat ini. Gaffar belum bisa memastikan kapan pelayanan dapat beroperasi normal, namun dia mengaku sudah menemui pihak ketiga.
"Kamis lalu saya dilantik. Jumat langsung bertemu dengan swasta terkait masalah ini," ujar dia.