Penjelasan BMKG soal Curah Hujan Tinggi yang Picu Banjir Bandang di Luwu Utara

Sindonews
Binti Mufarida
Banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), berdampak pada sedikitnya 4.202 unit rumah, dan puluhan fasilitas umum lainnya. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan banjir bandang yang menerjang Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipicu akibat  tingginya curah hujan di wilayah itu.

Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG, Indra Gustari mengatakan, Luwu Utara merupakan salah satu daerah di Sulsel yang curah hujannya tinggi sepanjang tahun.

“Curah hujan kalau kita meninjau di Luwu Utara, Luwu Utara adalah daerah yang curah hujannya hampir tinggi sepanjang tahun,” kata Indra dalam Konferensi Pers penanganan banjir bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan di Media Center BNPB, Jakarta (19/7/2020). 

Indra mengatakan, Luwu Utara merupakan wilayah yang berada di zona hitam yang artinya adalah curah hujan harian per 10 hari.

Di mana hampir sepanjang tahun curah hujannya di atas 50 mm. “Dan memang secara ketika ada event di mana contoh fenomena global, curah hujannya bisa turun. Tetapi secara rata-rata di atas 50 mm,” ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
16 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bandung Berpusat di Darat, Cek Magnitudonya!

20 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bogor Jabar, Cek Magnitudonya!

23 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Banyumas, Cek Magnitudo dan Pusatnya

1 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,2 Guncang Taput, Terasa di Tarutung hingga Sibolga

3 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Berau Kaltim, Terasa di Biduk-Biduk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal