Selain itu, kata dia, juga disiapkan rumah sakit lainnya. Seperti RSKD Anak dan Ibu Siti Fatimah yang saat ini masih dalam kajian. Tapi dia berharap RSKD Ibu dan Anak Pertiwi mampu memberikan pelayanan maksimal.
Sebelumnya seorang ibu hamil di Kota Makassar yang reaktif rapid test tidak mendapat penanganan optimal dari rumah sakit. Akibatnya janin dalam kandungan pasien meninggal dunia.
Pasien tersebut mengaku tidak punya untuk menjalani tes swab yang dibebankan secara mandiri. Dia harus membayar hingga Rp4 juta untuk dua kali uji sampel virus corona.