Menurut Dg Karra, dia menemukan bayi tersebut sekitar pukul 06.00 WITA saat akan membuka kantin sekolah yang dijaganya. Saat itu, dia melihat ada kantong plastik hitam bergerak-gerak.
Merasa curiga, dia mengecek isi kantong tersebut dan mendapati bayi perempuan. Saat ditemukan, bayi tidak sedang menangis namun susah bernafas.
“Jadi langsung dibawa ke puskesmas, baru melapor ke polsek,” kata Sulaeman berdasarkan keterangan Dg Karra.
Bayi perempuan tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Salewangang karena membutuhkan alat bantuan pernapasan.