Setelah memetakan kondisi kantor, Agus menyebut beberapa orang di antaranya bertugas memantau situasi di sekitar. Merasa situasi aman, ketiganya memanjat pagar tembok belakang kantor.
"Tiga orang pelaku tersebut masuk melalui tembok belakang kantor BPSDM. Setelah itu membuka empat unit AC dengan kunci Inggris dan tang," katanya.
Guna memuluskan aksinya, AC yang berhasil dicungkil, lalu diangkut keluar tembok pagar menggunakan sarung dan tali yang telah dirakit sedemikian rupa. Mereka bahkan sempat menyewa kendaraan roda empat untuk mengangkut barang curian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan, Agus menyebut ketiganya menjual barang hasil curian melalui akun jual beli di media sosial. Dari empat AC yang dicuri, beberapa di antaranya telah laku terjual.