Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar mengatakan petugas langsung melakukan pendataan setelah kondisi di lokasi memungkinkan.
“Setelah api berhasil dikendalikan, fokus kami adalah memastikan kondisi warga, melakukan asesmen kerusakan dan mendata kebutuhan mendesak, terutama bagi anak-anak, balita, lansia dan kelompok rentan,” ujarnya, Selasa (11/8/2026).
Petugas juga mulai mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak. Kebutuhan awal tersebut meliputi terpal, baby kit, family kit, first aid kit, pakaian, sarung dan selimut.
BPBD Makassar memastikan penanganan tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Asesmen lanjutan akan dilakukan untuk menentukan kebutuhan bantuan logistik hingga langkah rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang mengalami kerusakan.
“Api memang sudah padam, tetapi bagi warga terdampak, persoalan belum selesai. Pemerintah harus hadir pada fase pemulihan. Kami akan melihat apa yang paling mendesak dan apa yang dibutuhkan untuk mempercepat recovery warga,” katanya.