Weekend Story: Kampus Islam Jadi Pabrik Duit Haram, Kok Bisa?

Kurnia Illahi
Weekend Story: Kampus Islam Jadi Pabrik Duit Haram, Kok Bisa?. (Foto: iNews.id).

Penyidikan mendalam harus dilakukan untuk mengungkap jaringan pelaku di balik peredaran uang palsu ini. Kasus peredaran uang palsu di UIN Alauddin Makassar merupakan cerminan dari masalah serius yang memerlukan perhatian dan tindakan tegas agar kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan tetap terjaga dan ekonomi negara tetap stabil.

Uang Palsu Bisnis Menggiurkan 

Pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara menilai uang palsu menjadi bisnis yang menggiurkan karena ada permintaan yang tinggi. Ada beberapa fakor yang menyebabkan orang memilih bisnis ilegal ini.

"Penyebabnya bisa karena lilitan utang, kemiskinan atau budaya jalan pintas untuk bisa hidup senang dari masyarakat bawah," ujar Igor dalam perbincangan dengan iNews.id.

Menurutnya, uang palsu dicetak biasanya marak ketika putaran uang meningkat. Misalnya, kata dia pada hari raya, menjelang tahun baru atau saat pilkada berlangsung.

Padahal, lanjut dia risiko bisnis terlarang ini sangat tinggi, jika tertangkap tangan hukuman maksimalnya seumur hidup. Dapat dipahami, jika para pelaku mencari tempat yang dianggap aman dalam melancarkan bisnis ilegal tersebut.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi di Sidoarjo, 3 Tersangka Ditangkap

4 hari lalu

Polisi Gerebek Rumah Produksi Uang Palsu di Solo, Pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 Disita

8 hari lalu

2 Kelompok Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Tawuran, Belasan Motor Rusak

8 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

2 bulan lalu

Cetak Uang Palsu Pakai Printer lalu Belanja di Warung, Pria di Sleman Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal