Belum Terima Kunjungan, LPKA Tomohon Perketat Pemeriksaan Antisipasi Masuk Barang Terlarang 

Antara
Ilustrasi-Pemeriksaan Barang LP Sejumlah petugas Lapas memeriksa barang bawaan keluarga. (Foto: Antara)

TOMOHON, iNews.id - Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon Marulye Simbolon memastikan sampai saat ini belum menerima kunjungan. Pihaknya tetap memperketat pemeriksaan penitipan barang dalam mengantisipasi masuknya barang terlarang.

Ia mengatakan untuk itu dalam mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang termasuk narkoba, maka pemeriksaan dilakukan dengan ketat.

“Penggeladahan terhadap barang yang dititip dilakukan, serta dengan pengawasan secara ketat. Ini untuk mengantisipasi masuknya barang terlarang termasuk narkoba, kendati pun di LPKA itu tidak ada andikpas yang terkait dengan kasus narkoba, tetapi tetap waspada," katanya, Senin (31/5/2021).

Ia menambahkan selain itu, pihaknya juga melakukan penggeledahan secara rutin dan insidental terhadap blok, kamar hunian LPKA. Selama ini dalam pelaksanaan penggeledahan tersebut belum menemukan narkoba.

"Pada penggeladahan dilakukan tidak menemukan narkoba, namun barang terlarang lain seperti sendok ada. Barang terlarang itu seharusnya tidak boleh berada di dalam kamar," ujarnya

Di LPKA kelas II A Tomohon terdapat sekitar 116 warga binaan pemasyarakatan baik itu anak dan pemuda. Para warga binaan tersebut terkait dengan kasus tindak pidana umum seperti penganiayaan, pencurian dan trafficking.

"Warga binaan terkait dengan kasus narkoba, tidak ada," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

7 hari lalu

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua

7 hari lalu

Kejari Subang Geledah 3 Lokasi Terkait Kasus Korupsi Pupuk Subsidi 

22 hari lalu

Kejari Palopo Geledah Kantor Dinas PUPR, Ratusan Berkas Proyek Lapangan Gaspa Disita

23 hari lalu

3 Pelaku Penyekapan Suami Istri di Sampang Ditangkap, Dipicu Utang Narkoba Rp300 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal