BPBD Sangihe Minta Camat Pantau Kondisi Wilayah karena Cuaca Masih Ekstrem

Antara
Kegiatan warga dalam penanganan material akibat gelombang pasang di Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, Sangihe. (Foto: Antara)

Berdasarkan informasi dari BMKG tersebut, BPBD Sangihe meminta kepada semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.

Terhadap curah hujan yang tinggi, Pemerintah Kabupaten meminta semua warga masyarakat yang bermukim di daerah aliran sungai dan wilayah yang rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan.

Kabupaten Sangihe kata dia merupakan daerah yang rawan terjadinya bencana longsor dan banjir sebab sudah sering terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Mengacu dari beberapa bencana yang terjadi di Sangihe maka BPBD terus mengingatkan warga masyarakat agar tetap waspada.

Dia juga meminta kepada camat dan lurah serta kepala kampung agar mengambil langka antisipasi ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

"Pantau terus berkembangan alam di wilayah masing-masing dan segera ambil langka evakuasi bila diperlukan sambil tetap berkomunikasi dengan BPBD," katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
20 jam lalu

Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian

22 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Abu Anak Krakatau Diprediksi Bertahan 2 Hari di Jabar, BMKG Soroti Cuaca dan Arah Angin

2 hari lalu

BMKG: Abu Anak Krakatau Mulai Berkurang di Bandung, Sukabumi dan Bogor Masih Terdampak

4 hari lalu

Beda Data Badan Geologi dan BMKG soal Dentuman Misterius di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal