Harga Cabai Masih Tinggi Gegara Banyak Petani di Sangihe Gagal Panen

Antara
Harga cabai di Sangihe masih mahal. (Foto: Dok. iNews)

SANGIHE, iNews.id - Harga cabai rawit di Kepulauan Sangihe masih tinggi. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara (Sulut), Golfried Pella mengatakan, penyebab mahalnya harga cabai di pasaran karena banyak petani gagal panen.

"Banyak petani cabai di Sangihe gagal panen membuat harganya sangat mahal di pasaran saat ini," kata Golfried Pella di Tahuna, Senin.

Menurut dia, penanaman cabai yang dilakukan petani bulan Oktober sampai Desember hanya sedikit yang berhasil disebabkan oleh cuaca ekstrem di akhir tahun 2020.

Namun demikian kata dia, kondisi saat ini sangat menguntungkan petani yang berhasil melakukan panen.

"Harga cabai di tingkat petani saat ini Rp80.000 per kilogram. Ini sangat menguntungkan petani yang berhasil melakukan panen," katanya,  Senin (12/4/2021).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,6 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Tahuna Sulut, Berpusat di Laut

57 tahun lalu

Puting Beliung Rusak Sekolah dan Rumah Warga di Bengkalis, Siswa Diliburkan

57 tahun lalu

Dampak Gempa Bumi Magnitudo 7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Terdeteksi di Malut 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal