OTT Bupati Boltara Sirajudin Lasena, KPK Tangkap 14 Orang di 3 Wilayah

Nur Khabibi
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Jonathan SImanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap detail Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring Penjabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur jalan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara, Sulawesi Utara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi adanya dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara terkait pengerjaan proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Boltara.

Dalam rangkaian operasi senyap tersebut, tim penindak KPK mengamankan total 14 orang yang tersebar di tiga lokasi berbeda, yakni lima orang di Jakarta, delapan orang di Sulawesi Utara, dan satu orang di Gorontalo.

Pihak-pihak yang ditangkap terdiri dari unsur penyelenggara negara hingga swasta.

"Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta," ujar Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Budi menjelaskan, lima orang yang ditangkap di Jakarta termasuk Bupati Boltara, saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. 
Sementara sembilan orang lainnya menjalani pemeriksaan awal di markas kepolisian setempat. 

"Untuk pihak-pihak lainnya dilakukan permintaan keterangan awal di Polres ataupun di Polda setempat," ucap dia.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Profil Bupati Boltara Sirajudin Lasena yang Terjaring OTT KPK di Jakarta

2 bulan lalu

Bupati Boltara Kena OTT KPK Kasus Proyek Jalan, Uang Ratusan Juta Rupiah Disita

21 hari lalu

KPK Ungkap Bupati Klaten Terima Fee Proyek Rp2 Miliar untuk Pribadi dan Utang Pilkada

21 hari lalu

Terungkap! Ahmad Luthfi Ikut Terjaring OTT KPK Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

22 hari lalu

Pemkab Klaten Pastikan Pelayanan Masyarakat Tetap Normal usai OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal