Pemprov Sulut Lindungi Petani dengan Asuransi Gagal Panen, Termasuk bagi Peternak

Subhan Sabu
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat panen semangka di Kabupaten Minahasa Selatan. (Foto: Istimewa)

Manajer Jasindo Sulut Saut Tarida Hasiholan mengungkapkan, bantuan premi ini ditalangi 80% oleh Kementerian Pertanian, 20% sisanya ditanggung Pemprov Sulut.

“Premi per hektare lahan sebesar Rp180.000 untuk satu musim tanam. Jika gagal panen karena kekeringan, banjir, hama atau penyakit, maka akan diberikan ganti rugi,” kata Hasiholan.

Diketahui, untuk setiap hektare lahan yang mengalami gagal panen akan diganti melalui asuransi sebesar Rp6 juta. Sementara untuk Minsel, terdapat 95 hektare lahan milik 102 petani yang dicover asuransi pertanian.

Selain asuransi pertanian, pemerintah juga memberikan asuransi bagi 1.000 ekor sapi milik peternak di Sulut, Kementan menanggung 80% dan Pemprov Sulut sebesar 20%.

Premi asuransi peternak sebesar Rp200.000 per ekor, perinciannya Rp160.000 dibayar Kementan, sisanya Rp40.000 Pemprov Sulut. Total bantuan untuk 1.000 ekor mencapai Rp200 juta. Di Minsel terdapat 74 peternak dengan 294 ekor sapi yang dicover asuransi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

14 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

29 hari lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

1 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

2 bulan lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal