Sejumlah Obat dari Pedagang Besar Farmasi di Gorontalo Ditarik dari Peredaran

Antara
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman. (Foto: Antara/HO-Dinkes Gorontalo)

Selain itu, Tim Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo memberikan pembinaan agar PBF secara proaktif melakukan penarikan dengan melakukan penjemputan di outlet mitra PBF yakni apotek dan toko obat.

“Kami berharap hal ini diseriusi oleh PBF mengingat obat yang tidak aman ini adalah obat yang biasa digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta dinas kesehatan di kabupaten dan kota dapat berkolaborasi dengan lintas sektor, dalam melakukan pemantauan di apotek dan toko obat untuk memastikan obat tersebut tidak lagi dipajang dan dijual kepada masyarakat.

Obat yang ditarik oleh PBF karena diduga menjadi penyebab gangguan ginjal akut adalah unibeby cough syrup dan unibeby demam drop.

“Sedangkan untuk termorex sudah dipastikan oleh PBF bersangkutan, bahwa kode batch yang dinyatakan tidak aman itu tidak disalurkan di Provinsi Gorontalo,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
10 hari lalu

Terungkap, Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Raup Omzet Rp750 Juta Sehari

10 hari lalu

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Senilai Rp16,1 Miliar

1 bulan lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Diduga karena Virus, Keluarga Jalani Tes Swab

1 bulan lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Beruntun usai Demam, Diduga karena Virus

2 bulan lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal