Cerita Topeng Labu, Tradisi Turun Temurun Warga Muarojambi Bersilaturahmi Lebaran

Azhari Sultan
Tradisi topeng labu yang dilakukan warga Muarojambi saat perayaan lebaran. (foto: MPI/Azhari Sultan)

Karena dinilai memiliki historis yang merakyat, pada tahun 2009 lalu pegiat kebudayaan setempat melakukan sedikit riset.

Hasil diskusi dengan warga, cerita rakyat tersebut diangkat dan menjadikannya sebagai tradisi. Sehingga setiap datang Hari Raya Idul Fitri, para warga Desa Muarojambi menggelar Festival Topeng Labu. 

Festival ini diiringi berbagai permainan alat musik, seperti gendang, gong dan sebagainya agar lebih menarik.

Selanjutnya sembari menari, para pemain Topeng Labu bersilaturahmi dengan warga yang menunggu di teras rumah masing-masing.

"Setiap rumah masyarakat disinggahi dan menari. Karena rumah masyarakat mempunyai teras, mereka menunggu di situ. Diiringi musik dan lantunan serta pantun," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
16 hari lalu

Hasren Purja Sakti Perkuat Struktur Partai Perindo hingga Desa, Sejumlah Politisi Senior Bergabung

1 bulan lalu

Geger! Mayat Pria Ditemukan Terkubur dengan Kaki Terikat di Batanghari

3 bulan lalu

Penindakan Karhutla di Tanjung Jabung Barat Jambi, 4 Orang Ditetapkan Tersangka

3 bulan lalu

Angin Puting Beliung Terjang 2 Desa di Kerinci Jambi, Puluhan Rumah dan Sekolah Rusak 

3 bulan lalu

Bayi di Batanghari Diduga Dijual Ayah Kandung, Sempat Ditemukan lalu Diculik di Rumah Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal